Kerajinan Sulam

Kerajinan sulam banyak sekali digemari oleh semua orang, banyak yang bisa dikreasikan dengan teknik sulam ini. Kerajinan ini bisa menghasilkan pernak-pernik cantik sulaman tangan, dari jepit rambut, bandana, syall, tas, hingga tempat pinsil, kantung HP, dompet koin dan lain-lain. Untuk anda yang ingin membuat kerajinan tagan sendiri berikut cara menyulam yang kami bagikan untuk anda.


Cara melakukan sulam pita :

1. Siapkan gambar bentuk sulaman yang akan kita isi dengan benang atau pita.

2. Jenis kain sulam pita yang digunakan sebagai bahan, pilih yang tidak mudah koyak/sobek.

3. Kain Katun enak dipakai, gampang ditembus jarum dan pita. Jika menggunakan kain sutera sebaiknya pilih pita yang berbahan sutera juga.

4. Pilih bahan pita yang sesuai dengan rencana bentuk gambar, biasanya pita yang berukuran 2, 4, 7 dan 13 mm. Jenis pitanya ada: pita sutera (ringan, tekstur halus dan lembut), pita satin (campuran sutera dan serat sintetik) lebih tebal, mengkilat dan lembut), serta pita organdi: (berserat jarang dan tembus pandang).

5. Pilih jarum yang dapat membawa pita menembus kain. Pilih ukuran lubang mata jarum yang sesuai dengan bahan dasar pita. Jika memakai pita sutera gunakan jarum ukuran lubangnya besar supaya pitanya mudah masuk dan tidak berkerut.

6. Setelah bahan-bahan tersebut siap, kamu bisa mulai menyulam mengikuti bentuk gambar maupun motif sulam yang ada.

7. Sebagai tambahan digunakan benang jahit untuk memantapkan posisi pita dengan mengikat atau menjahit pita. Kegunaan lainnya dari benang jahit untuk memantapkan bentuk bunga, melengkapi bentuk putik, tulang daun dan tangkai.

Tips Untuk Menyulam Pita

* Pakailah pita yang pendek, ukuran pajang 30 sentimeter untuk menghindari kerusakan.

* Jarum yang digunakan memiliki mata lebar sehingga dapat membuat lubang kain yang lebih lebar.

* Untuk membuat penampilan pita supaya utuh dan tidak berkerut, sebaiknya membuat tusukan yang lebih lebar dari pitanya.

* Buatlah dengan tarikan halus agar bentuk tusukannya terlihat lebih penuh dan menonjol serta tidak kehilangan bentuknya.

* Untuk menjaga agar bentuk tidak lepas atau rusak, pada waktu memulai dan mengakhiri sulaman pita, perlu menyisakan sedikit pita sekitar 1 cm di belakang gambar sulaman.

* Jangan mengakhiri sulaman dengan simpul karena akan mudah lepas dan meninggalkan bentuk pita yang menonjol.

* Mantapkan posisi pita dengan menyelipkan di antara tusukan pita atau jahit sedikit dengan benang jahit.

* Menjaga pita supaya tidak melintir, jaga pita di bagian bawah kain kemudian pada bagian permukaan letakkan tusuknya rata dengan kain, rapikan pitanya dan selama menarik pita tahan dengan jempol tangan. Jangan sampai motif sulam, motif sulam pita menjadi rusak.
* Tusukkan ujung jarum di sekitar pita, hindari tusukan yang menembus pita atau simpul yang ada di bagian bawah kain. Jika terjadi pada tusuk yang baru dibuat sebelumnya, akan merusak tusuk tersebut .
* Gunakan jempol dan telunjuk tangan yang bebas untuk menahan tusukan yang sudah dikerjakan. Ini membantu mencegah tusuk sebelumnya menjadi terdorong sangat kencang (tegang) dan rapat, sehingga malah menjadi tampak kusut. Pita yang tebal cenderung membentuk tusuk lebih lebar. Ini dapat disiasati dengan menarik tusuknya lebih ketat.

Dalam kategori: KreatifSulam

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.